wc sekolah

Hai, selamat malam. Sepertinya aku member baru di sini. Welcome :3
Oke, aku ingin sharing sedikit soal pengalaman mistisku.

Aku sekarang duduk di kelas 3 SMA jurusan Bahasa. Kelas ini terletak paling ujung. Sudah di ujung, tepat di depan gudang, dan di samping sebuah kamar mandi yang kurang terurus. Ibarat peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga. Terlebih lagi, Bahasa memang sepi peminat daripada IPA dan IPS.

Aku tak mempermasalahkan kelasnya, karena kelasku memang cukup aman meski letaknya sedikit mencekam. Yang aku permasalahkan adalah kamar mandi di samping kelasku ini.

Kamar mandi di samping kelasku ini memang kurang terurus. Kurang terurusnya karena kamar mandi ini jarang digunakan oleh murid dan kebersihannya pun kurang rajin. Dalam seminggu, hanya satu atau dua kali saja kamar mandi ini dibersihkan.

Suatu hari, saat pelajaran Seni Budaya, tiba-tiba saja aku “kebelet” untuk buang air besar. Seni Budaya adalah pelajaran yang membuatku tidak bergairah sama sekali karena gurunya yang teramat killer. Aku sudah meminta izin untuk ke kamar mandi, namun beliau tak memberikan izin dengan alasan teori hari itu sangat penting jadi aku harus memahaminya.
Persetan. Ini sudah di ujung tanduk. Bahkan perutku sampai sakit karena menahan “beban” ini. Sudah jelas bukan, betapa killer-nya guruku ini? 😑
Akhirnya beliau memberiku izin setelah melihatku menahan sakit. Itu saja di 20 menit akhir pelajaran.

Aku benar-benar sudah tidak tahan. Jadi aku putuskan untuk ke kamar mandi di samping kelasku ini, daripada aku ke kamar mandi lain yang jaraknya cukup jauh. Bisa kebobolan di perjalanan. Oh tidak!

Aku sudah santai di kamar mandi ini. Awalnya biasa saja, namun mulai ada hal aneh terjadi. Dari kamar mandi sebelahku, aku mendengar gemercik air seperti orang mandi. Aku mencoba menenangkan diri. Berpikir positif seolah-olah memang benar ada yang sedang mandi. Toh, kelas IPS 1 pun sedang ada pelajaran Penjasorkes. “Mungkin salah satu anak IPS.” Gumamku. Namun sewajarnya orang mandi pun pasti bersuara. Entah sedikit bernyanyi atau apalah, tetapi ini tidak sama sekali. Aku hanya mendengar gemercik airnya saja. Lalu aku bertekad untuk berani bertanya.
“Siapa yang mandi? Anak IPS ya?” tanyaku.
Namun tak ada jawaban dari kamar mandi sebelah tersebut.

Aku mulai tercengang. Pikiranku mulai mengarah ke hal-hal yang berbau horror. Aku belum selesai dengan “bebanku”. Namun karena adanya insiden ini, entah mengapa moodku untuk melanjutkan “beban” ini mendadak hilang.

Aku langsung menyudahi saja. Saat aku ingin keluar, aku melewati kamar mandi sebelahku tadi. Pintunya tertutup, namun suara gemercik airnya masih terdengar. Aku benar-benar tergidik ngeri melihat ini semua.
Aku kembali ke kelas dengan wajah pucat. Temanku keheranan.
“Cha kenapa? Kamu setelah buang air besar harusnya lega, ini malah seperti lihat setan.”
“Bodoh. Aku benar-benar seperti melihat setan yang sedang mandi,” batinku.
“Kau tadi dengar suara orang mandi dari kelas ini tidak?” tanyaku untuk meyakinkan bahwa temanku juga mendengar.
“Hahaha. Siapa yang mandi? Di sini hanya terdengar ocehan guru killer ini,” jawabnya meledekku.
“Sial. Jadi, tadi benar-benar setan.”

Aku hanya diam dan tidak menceritakan ini kepada temanku. Anehnya, suara gemercik airnya tiba-tiba tidak terdengar dari kelasku. Kau tahu, kamar mandi itu dan kelasku sangat dekat. Tak mungkin rasanya jika dia benar-benar orang, secepat itu dia kembali ke kelasnya. Jika dia kembali ke kelasnya pun, dia harus melewati kelasku dulu.

source: https://goo.gl/X8i7D2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s