Imaginary Playfull Buddy

Penulis: Hizky Zky Karwur

Story by me (berdasarkan pengalaman pribadi yg didramatisir sehingga lebih menyeramkan)#zkyHidupku dlm 3 tahun terakhir ini betul2 berubah drastis..dari seorang pria lajang yg bebas menjadi seorang suami pada tahun berikutnya..dandi tahun berikutnya menjadi seorang ayah..Bisa kalian bayangkan diriku yg biasanya tidur nyenyak sendirian dan tanpagangguan sekarang harus tidur bertiga dan tiap malam harus bangun utk mengganti popok atau sekedar menenangkan si kecil yg menangis tiba2..yah bukan hanya menangis sih..kadang dia tertawa dan bermain dgnseseorang yg aku juga tidak tahu siapa..Oh ya..perkenalkan..namaku Zky..usiaku sudah memasuki 30an dan bekerja sbg Pegawai Negeri..puteriku sekarang sudah berumur 1 tahun..dan dimasa2 ini biasanya dia semakin mulai belajar mengenal wajah seseorang serta melakukan gerakan2 simpel seperti bye bye dan ciuman jauh..dia juga mulai belajar kata2 simpel seperti mama, papa, dsb..Semuanya berawal dari seminggu yg lalu ketika kami membawa dia ke dokter anak yg berada di sebuah gedung yg juga merangkap dgn sebuah apotik..karena dia menangis aku terpaksa menggendong sambil menenangkannya..dia menangis cukup keras awalnya..tapi tidak lama kemudian tangisannya mereda..Awalnya aku merasa cukup senang karena diriku berhasil membuat dia tenang..apalagidia mulai nyengir dan ketawa2..tapi ketika melihat arah tatapannya pikiranku mulai berjalan..dia melihat keatas disebuah sudut loteng yg terletak di dekat toilet..sambil tertawa dia melambaikan tangan dan melakukan ciuman jauh di tempat yg seharusnya tdk ada apa2..Aku yg msh merasa dia hanya bermain2 akhirnya mulai mengikuti permainannya dgn harapan dia akan lebih senang dan tdk menangis lagi sampai gilirannya masuk ke ruang praktek dokter..aku juga mulai melambai2kan tangan sambil berucap sini..sini..main yuk..kemudian ketika anakku tertawa aku juga mulai tertawa..sampai akhirnya perawat memanggil nama anakku utk masuk ke ruang praktek dokter..

Bagian 2

Maaf baru sempat update..soalnyabaru balik dari dinas luar kota..Setelah balik dari dokter semua terasa baik2 saja..si kecil minum obat dan tidak lama kemudian dia tertidur..tdk lama kemudian aku juga tertidur..Tengah malam sekitar jam setengah 2 dia terbangun dan menangis..oleh istriku dia disusui dan kemudian tenang lagi..tapi setengah jam kemudian dia bangun dan menangis lagi kemudian disusui lagi..entah berapa kali dia begitu sepanjang mlm..karena pikiranku msh blank gara2 kantuk jd susah hitungnya..Besok malamnya lagi dia begitu lagi..awalnya pikiranku berkata mungkin karena dia memang lg kurang sehat jadi dia agak cengeng gitu..tapi sekitar beberapa malam setelah itu dia tdk lagi terbangun dan menangis..dia sekarang terbangun dan ketawa2 sambil melambai2kan tangan di loteng..suatu malam sekitar jam 3/setengah 4 istriku membangunkanku dan menyuruh mengintip di jendela..katanya ada bayangan di jendela..dan takut krn itu pencuri aku mengintip pelan dibalik jendela..perlahan2 kusibak gordennya dan aku melihat sepasang kaki mengambang diatas jendela..seperti ada yg berusaha mengintip dari atas kusen jendela..seketika itu juga aku langsung bereaksi dgn memukul kaca jendela cukup kuat sambil berteriak “woooy!!!” (karena awalnya aku mengira itu pencuri) kemudian aku langsung menyambar peda(parang) yg kusembunyikan dibawah tempat tidur dan langsung keluar utk mengejar siapapun yg berusaha mengintip itu..(kamar kami mempunyai pintu samping yg langsung mengarah ke teras rumah) namun setelah berada diluar ternyata tidak ada org disitu..aku berkeliling di teras rumah mencari siapapun yg sembunyi disitu namun tidak ada org..dan karena mendengar anakku sudah menanhis terpaksa aku masuk lagi..namun sisa malam itu sampai pagi aku tidak bisa tidur lagi sehingga aku pergi ke kantor dgn mata yg sangat mengantuk..

(Bersambung)
Bagian 3

Advertisements